Gaya Hidup
Berkembangnya peradapan manusia di dunia ini membuat
gaya hidup

terutama di
kota besar semakin beragam. Banyak orang terus menciptakan sesuatu untuk memenuhi beragam tuntutan
gaya hidup yang semakin tinggi kualitasnya dan tentunya dengan harga yang tidak murah.
Pembangunan berbagai pusat perbelanjaan

dan mall berkelaspun terus dilakukan. Dengan eksterior dan interior wah yang menarik talah memikat setiap orang untuk terus mengunjunginya.
Ada dari kita yang hanya sekedar cuci mata namun tak sedikit yang berbelanja di
berbagai
gerai penjual kebutuhan
gaya hidup dengan menggesekan kartu sakti yang dapat mewujudkan keinginan dalam sekejab.

Perkembangan teknologi produk, good consumer, home appliance, hp, mobil, properti elit, apartemen dll begitu cepat. Hal ini telah memacu keinginan seseorang untuk dapat memilikinya.
Mereka yang baru mendapatkan suatu jabatan dengan sadar membelanjakan penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan jabatannya itu.


Bukan sekedar pakaian branded, tuntutan
gaya hidup professional, seperti gonta ganti HP, Notebook, nongkrong di café berinternet dengan hotspot, fittnes, perawatan tubuh kebugaran, dinner, party, clubbing, tinggal di apartemen dan lainnya telah meracuni hati untuk selalu menunjukkan betapa berkelasnya diri ini di depan teman seprofesi apalagi klien.

Dan. Ya, demi gengsi, kita mengisi berbagai aplikasi kartu kredit dan menggesekkannya meski kenyataannya penghasilan jauh dibawah standar
jabatan yang disandang.